Fakultas Sains & Kesehatan Universitas Andi Sudirman (Uniasman) menandai tonggak penting dalam kerjasama akademik dengan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin Makassar. Memorandum of Agreement (MoA) yang ditandatangani Sabtu, 27 Januari 2024 di Aula Kampus Universitas Andi Sudirman, merupakan landasan hukum untuk kolaborasi dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Penandatanganan MoA tersebut dilakukan oleh Dekan Fakultas Sains & Kesehatan Universitas Andi Sudirman, Sumarni, SKM., M.Kes, serta Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Dr. Ariyanti Saleh, SKp., M.Si. Acara tersebut turut dirangkaikan dengan kuliah umum yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ariyanti Saleh, mengangkat tema “Pencegahan NSSI (Non Suicidal Self Injury) & SSI (Suicidal Self Injury) Pada Remaja (Mahasiswa)”, serta pelatihan penulisan artikel ilmiah bagi dosen dan mahasiswa yang dipimpin oleh Prof. Dr. Phil. Sukri, M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Makassar.
Ibu Ketua Yayasan Andi Sudirman Andi Harni, SST menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari Dekan Fakultas Keperawatan dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Makassar. Selain membangun MoA dengan Fakultas Sains & Kesehatan, kunjungan ini juga menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman antara dosen dan mahasiswa kedua perguruan tinggi.
MoA ini mencakup beragam kegiatan, seperti pertukaran pelajar, asistensi mengajar, penelitian bersama, publikasi bersama, penyelenggaraan konferensi internasional, proyek kemanusiaan, pembangunan desa/kuliah kerja nyata tematik, benchmarking kurikulum, serta kesepakatan untuk melaksanakan monitoring/pengawasan atas pelaksanaan kegiatan dan upaya kolaborasi lainnya yang mendukung penyelenggaraan Tri Dharma perguruan tinggi.
“Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan, serta pelayanan kepada masyarakat, sehingga menjadi langkah penting dalam mencapai visi dan misi kedua perguruan tinggi untuk menjadi pusat keunggulan pendidikan dan riset di Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Andi Sudirman, Dr. H. Muh. Yasin, SH., MH, mengucapkan terima kasih yang tulus kepada dua dekan yang berdedikasi, Prof. Dr. Arianti Saleh, SKp., M.Si dari Fakultas Keperawatan, dan Prof. Dr. Phil Sukri Tamma, M.Si dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Andi Sudirman.
Dalam sambutannya, Rektor Yasin menyatakan keyakinannya bahwa kerjasama antar-fakultas ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di masyarakat. “Kegiatan kita hari ini bukan hanya sekadar pertemuan formal, tetapi sebuah langkah konkret untuk mempererat hubungan silaturahmi dan persaudaraan di antara kita semua,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerjasama ini dalam menghasilkan riset-riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang kesehatan. “Dengan adanya kerjasama ini, kami berharap para dosen dan mahasiswa dapat menjadi motor penggerak dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, serta mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rektor Yasin mengungkapkan pentingnya melahirkan generasi kesehatan yang tangguh dan profesional. “Kami berharap kerjasama ini dapat melahirkan banyak kader dan generasi kesehatan yang terampil, kompeten, dan berdedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” paparnya dengan penuh optimisme.
Dekan Fakultas Keperawatan Unhas, Prof. Dr. Ariyanti Saleh, SKp, M.Si, menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah penting dalam penjaminan mutu dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perawatan kesehatan.
“Kerja sama ini hal yang sangat kita apresiasi, semua pengelolah bertambah jejaring. Hal terpenting dalam penjaminan mutu karena semua aktivitas pengelolaan kampus saat ini harus dibarengi dengan penjaminan mutu,” ungkap Prof. Ariyanti Saleh.
Dalam konteks penjaminan mutu, Prof. Ariyanti menegaskan bahwa bentuk implementasi kerja sama seperti ini dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya. Dia juga memastikan bahwa proses pendidikan dan pengelolaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh asosiasi pendidikan dan asosiasi ners.
Selain menjabat sebagai Dekan Fakultas Keperawatan Unhas, Prof. Ariyanti Saleh juga aktif dalam Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia, yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap aspek pendidikan dan pengelolaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kemitraan ini juga diharapkan dapat meningkatkan status prodi D3 Keperawatan menjadi Ners secara bertahap. Unhas percaya bahwa Yayasan Andi Sudirman memiliki potensi dan kapasitas untuk menjadi lembaga pendidikan ners terdepan di Sulawesi Selatan.
“Kita harus berkolaborasi dengan kompetitor kita agar ada peningkatan kapasitas SDM kita. Di Bone belum ada prodi Ners. Jadi berlombalah agar bisa jadi Prodi Ners pertama di Kabupaten Bone,” tambahnya.
Kerja sama ini tidak hanya tentang memajukan pendidikan keperawatan, tetapi juga tentang membangun jejaring yang kuat di antara lembaga-lembaga pendidikan dan praktisi kesehatan, dengan tujuan akhir meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sulawesi Selatan.

Universitas Andi Sudirman merupakan lembaga pendidikan yang berada di Kabupaten Bone dengan membuka beberapa program studi dan telah meluluskan ribuan mahasiswa yang telah mendedikasikan dirinya diberbagai Instansi baik Negeri maupun Swasta, dan telah Berubah menjadi Universitas Andi Sudirman yang beralamat di jalan Jl. Yos Sudarso. Poros Bone Bajoe, Sulawesi Selatan Indonesia.